Pages

Friday, September 28, 2018

Kemenpar: Promosi Pariwisata Sulawesi Tengah Dihentikan Sementara

Korban gempa bumi di Donggala, Sulteng, diduga mencapai ratusan jiwa. Berdasarkan pantauan wartawan Antara, mereka masih belum dievakuasi dari sejumlah gedung yang ambruk.

Kepala LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah Rolex Malaha ketika dihubungi via telepon melaporkan bahwa pusat perbelanjaan atau mal terbesar di Kota Palu, Mal Tatura di Jalan Emy Saelan, misalnya, ambruk dan masih ada puluhan hingga seratusan orang yang terjebak di dalam pusat perbelanjaan empat lantai itu.

Menurut salah seorang pegawai mal yang ditemui, para korban yang terjebak di dalam sebagian itu belum dievakuasi. Sementara di Rumah Sakit Budi Agung Palu di Jalan Maluku terdapat 14 jenazah yang dibawa dari Mal Tatura berada di rumah sakit itu.

Sedangkan seratusan orang yang terluka seperti patah kaki dan luka-luka lainnya masih berada di halaman rumah sakit dan sebagian ruang pasien tetapi belum ditangani secara medis karena belum ada dokter.

Hotel Roa-Roa berlantai delapan yang berada di Jalan Pattimura juga rata dengan tanah. Di hotel yang memiliki 80 kamar itu terdapat 76 kamar yang terisi oleh tamu hotel yang menginap.

Menurut sejumlah orang yang ditemui di hotel yang roboh itu, banyak korban yang masih berada dalam reruntuhan gedung hotel.

Reporter: Melissa Octavianti

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/news/read/3655222/kemenpar-promosi-pariwisata-sulawesi-tengah-dihentikan-sementara

No comments:

Post a Comment