Pages

Tuesday, May 28, 2019

Coca-Cola Rilis Edisi Perdana Spesial Ramadan di Norwegia

Meski begitu, keputusan Coca-Cola menuai kritik dari beberapa pihak, terutama terkait sentimen anti-Muslim dan anti-imigran.

Bahkan, ada sekelompok kecil kalangan konservatif yang menyerukan aksi boikot terhadap Coca-Cola, meski pada akhirnya kurang didengar oleh warga lokal, lapor beberapa media setempat.

Laporan tersebut menambahkan bahwa banyak warga Norwegia yang memuji kampanye Coca-Cola bertema Ramadan, yang menurut mereka, sangat mendukung keragaman di negara mayoritas penganut Protestan itu.

Politikus Partai Buruh --yang merupakan seorang Muslim-- Fatima Almanea menyebut kampanye itu "sangat positif."

"Kita dapat melihatnya sebagai bagian dari perlakuan yang sama. Dan kemudian kita juga bisa berharap itu meningkatkan rasa ingin tahu dan kesadaran terhadap citra positif Islam," kata Almanea kepada Dagbladet.

Nina Marianne Iversen, seorang profesor pemasaran dan pencitraan merek di Norwegian Business School (BI), mencatat bahwa logo Ramadan, walaupun tentu saja merupakan pesan inklusif yang berani, pada dasarnya merupakan kampanye iklan.

Dia mengatakan kampanye itu ditujukan bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa, untuk mengingatkan mereka agar menegu Coca-Cola saat berbuka setelah Matahari terbenam.

Let's block ads! (Why?)

https://www.liputan6.com/ramadan/read/3978480/coca-cola-rilis-edisi-perdana-spesial-ramadan-di-norwegia

No comments:

Post a Comment