:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/756159/original/011435000_1414234742-Denpasar-Dili-241014-bean-2.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Beroperasi secara terbatas pasca gempa dan tsunami pada Jumat 27 September pekan lalu, akhirnya pada Senin kemarin Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu dapat didarati pesawat komersial. Terdapat dua maskapai komersil yang berhasil mendarat di bandara ini.
“Pada Senin sudah tercatat ada dua pesawat Wings Air dan Garuda Indonesia mendarat di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri dan kami harapkan jumlah dari penumpang yang bisa diserap lebih banyak,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Selasa (2/10/2018).
Sampai saat ini Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu masih beroperasi terbatas dan hanya dapat melayani penerbangan pesawat tipe tertentu.
Saat ini, pesawat yang mungkin diakomodir oleh Bandara Mutiara Sis Al-Jufri adalah kualifikasi pesawat dengan jenis ATR, Bombardier CRJ1000, dan pesawat 737-500 atau 737 classic.
"Dari perkiraan kami akan ada kemungkinan paling tidak 40 take off-landing, jadi 20 landing dan 20 take off, itu adalah kapasitas yang biasa diterima atau dikelola oleh bandara ini,” jelas Budi.
Kementerian Perhubungan berupaya maksimal agar pelayanan di Bandara Mutiara Sis Al-Jufri Palu lebih efektif dan lebih produktif mengangkut penumpang dan kargo logistik kebutuhan pengungsi.
* Liputan6.com yang menjadi bagian KapanLagi Youniverse (KLY) mengajak Anda untuk peduli korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala. Yuk bantu Sulawesi Tengah bangkit melalui donasi di bawah ini.
Semoga dukungan Anda dapat meringankan beban saudara-saudara kita akibat gempa dan tsunami Palu di Sulawesi Tengah dan menjadi berkah di kemudian hari kelak.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3657078/garuda-dan-wings-jadi-maskapai-komersial-pertama-yang-mendarat-di-palu
No comments:
Post a Comment