:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2248734/original/051603500_1528839305-Menhub_Budi_Karya_meninjau_pelaksanaan_arus_mudik_di_Terminal_Harjamukti_Kota_Cirebon.jpg)
Sebagai informasi, Kemenhub telah menyusun rencana induk Bandar Udara Weda dengan perencanaan pembangunan runway tahap 1 sepanjang 1.000 m x 23 m, taxiway 85,5 m x 15 m, apron 60 m x 70 m dan gedung terminal 500m2.
Rencananya pada tahap awal akan melayani pesawat Grand Caravan. Sedangkan Pelabuhan Weda merupakan pelabuhan pengumpul dengan kapasitas kapal sandar terbesar 3.000 DWT dan faceline dermaga -5 s.d. -7 mLWS.
Senada dengan Menhub, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan juga meyakini dengan adanya Kawasan Industri Weda akan memberikan peluang besar bagi Indonesia karena dapat menyerap tenaga kerja lokal serta meningkatkan pengembangan sumber daya manusia.
“Proyek ini akan bisa mempekerjakan lebih dari 30 ribu orang. Ini akan menjadi kawasan ekonomi khusus dengan banyak industri. Kemudian tadi disebutkan oleh Menhub bahwa landasan akan diperpanjang menjadi 2.400, sehingga nanti pesawat lebih besar bisa masuk dan kemudian pelabuhan lautnya juga bisa dibuat baik. Saya minta instansi kerja dengan benar supaya daerah ini memiliki nilai tambah,” ujar Luhut.
Untuk itu, kedua Menteri tersebut meminta dukungan semua pihak agar proyek pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
https://www.liputan6.com/bisnis/read/3632858/kemenhub-akan-bangun-bandara-dan-pelabuhan-di-halmahera-tengah
No comments:
Post a Comment